Galih Dwi Prastio merupakan mahasiswi semester 2 jurusan Magister Ekonomi Pembangunan ini telah berhasil merintis usaha dalam bidang madu kesehatan sejak 2 bulan yang lalu. Sebelumnya, mas Galih pernah menjadi fasilitator pelatihan pengembangan usaha program perhutanan sosial untuk Kalimantan Barat. Berbekal hobi berjualan dan cita-cita menjadi seorang pengusaha, mas Galih berani untuk memulai usaha pertamanya ini meskipun belum memiliki pengalaman sebelumnya. Usaha pertama yang beliau rintis ini menggunakan modal awal Rp. 10.000.000 dengan persiapan membuat bisnis model, membuat desain produk, menyusun konten untuk marketplace.

Lanceng Stingless-bee Honey dipilih sebagai ide usaha karena madu dari petani hutan Kalimantan Barat ini berkualitas tinggi, sedangkan madu yang beredar dipasaran sangat membingungkan terkait kualitas dan kemurniannya. Membantu memastikan konsumen mendapat produk yang berkualitas itulah sisi menariknya, terutama ini sangat terkait dengan kesehatan. Dalam mengatur sitem manajemen keuangan, mas Galih memiliki strategi dengan catatan pengeluaran dengan pendapatan, dan memisahkan dengan uang pribadinya.

Mas Galih selalu senang ketika mendengar cerita konsumen yang merasa terbantu dengan produk madunya. Sejauh ini, mas Galih belum merasakan pengalaman yang menyedihkan dalam usahanya. Peranan keluarga juga sangat penting bagi mas Galih karena keluarga juga ikut serta dalam memasarkan produk. Menurut pengalaman Mas Galih, manfaat yang diperolehnya dari berwirausaha ini adalah tambahan penghasilan, jejaring baru, kesenangan batin. Pesan dari Mas Galih untuk teman-teman yang ingin memulai usaha yaitu ketika memiliki ide usaha buatlah rencana yang konkrit dan segera realisasikan ide jangan hanya disimpan dalam pikiran mulai dulu tapi perbaiki sambil jalan.

*More info. Galih Dwi Prastio 089679249810, Email: [email protected], IG: @lancengmart