“Pekerjaan yang paling menyenangkan di dunia adalah hobi yang dibayar”

Ridwan Kamil

Alangkah bahagianya apabila kita bisa mempunyai usaha yang sesuai dengan hobi atau minat kita ya teman-teman. Nah, untuk kalian yang punya hobi memasak atau kuliner dan sedang mencari ide usaha, Yuk simak cerita singkat usaha kuliner kekinian dari awardee LPDP UGM berikut!. Semoga bisa menginspirasi dan menambah semangat wirausaha kalian ya.

Lisa Sunaryo Putri – Cemilicious

Berawal dari hobi makan dan ngemil serta keinginannya untuk membantu UMKM disekitar, akhirnya Lisa merintis sebuah usaha yang bernama Cemilicious. Ini adalah usaha menjual produk makanan-makanan ringan seperti penyek dan berbagai macam keripik. Lisa tidak memproduksi produknya sendiri, dia hanya membeli putus dari UMKM dan re-packing produk menjadi lebih menarik untuk meningkatkan daya jual. Jadi, usahanya tidak membutuhkan modal yang besar, cukup 500rb saja modal awal yang dikeluarkannya untuk merintis usaha ini. Pesan lisa untuk teman-teman yang ingin memulai sebuah usaha tapi belum terealisasi adalah “Memulai usaha tidak harus dengan modal yang besar. Lihat sekeliling, lihat peluang dan kemudian lakukan. Jangan lupa untuk selalu memasukkan aspek sosial kedalam usaha kita agar mendapatkan keberkahan juga.”

Widya Sari – Pempek Oii

“Rindu dengan makanan asal” ini adalah alasan Widya untuk memulai usaha Pempek Oii. Widya adalah mahasiswa perantauan yang saat ini sedang menempuh studi magister fisika di UGM. Widya memulai usahanya dengan modal yang sangat kecil yakni kurang dari 100rb. Meskipun pada awalnya usaha ini dilakukan untuk mengobati kerinduannya dengan makanan asal, ternyata Widya juga mendapatkan manfaat lain dari menjalankan usaha ini. Berkat usahanya, Widya belajar bagaimana berfikir kritis, mengatur uang dan menjadi lebih bersyukur dalam berbagai hal. Pesan Widya untuk teman-teman yang ingin memulai usaha yakni “Jangan berpikir terlalu jauh dalam memulai usaha. Untung rugi itu urusan belakangan. Yang penting adalah kesempatan untuk memulai. Tetap selalu menghargai apa yg dihasilkan karena tidak ada yang sia-sia. Daan, tetap amanah dalam mengelola keuangan”

Aprilia Fitriani – ma_em yuk

Menyandang status mahasiswi S3 ilmu pangan UGM tidak melemahkan semangat Aprilia untuk merintis sebuah usaha. Aprilia saat ini mempunyai usaha kuliner “ma_em yuk” yang menjual beraneka macam varian dimsum. Selain karena hobinya memasak, Aprilia memulai usaha ini juga untuk mengisi stok pribadi dirumah. Jadi selain bisa dijual, dimsumnya juga bisa dikonsumsi sendiri oleh keluarganya. Modal yang diperlukan untuk membuka usaha ini hanya 300rb saja. Pesan Aprilia untuk teman-teman lain yang ingin memulai usaha tapi masih maju mundur adalah “Buat usaha yang kamu sukai. Maka titik jenuhnya akan jarang ditemui, dan kalaupun jenuh karena suka dan hobby pasti akan balik lagi”.

Asadin Briliantama – Seblak Klanjo

Mahasiswa magister ilmu dan teknologi pangan UGM ini telah berhasil merintis usaha kuliner kekinian yang sedang hits saat ini, yakni kedai seblak klanjo di Kediri, Jawa Timur. Usaha ini didirikan untuk menjawab animo anak-anak muda saat ini yang suka dengan makanan pedas dan unik. Selain itu, usaha ini juga didirikan untuk memberikan tempat bagi para remaja dilingkungan sekitar Asadin untuk belajar bagaimana berkreasi dan mengelola bisnis. Asadin merintis usaha ini bersama dengan teman-temannya dengan modal awal sekitar 6juta. Meskipun usaha ini membutuhkan modal yang lumayan besar, namun karena ini adalah usaha bersama jadi modal per masing-masing orang akan relatif kecil. Pesan Asadin untuk teman-teman yang masih ragu untuk memulai usaha adalah “Mulai saja dulu. Pokoknya mulai dulu aja. Jangan terlalu banyak pikiran, yang nanti biar nanti, sekarang mulai saja dulu.”