Puisi Volume 1
Tanyaku akan Bahasa dan Pandangan Cinta
Oleh Aryana Arsyad
Status profesional tidak menggiringku tuk berbahasa cinta
Karena nyatanya bukan itu yang kusandang
Pun tidak harus sempurna tuk membahas kesempurnaan
Karena ia tak akan terucap jika itu keharusan
Hanya sekedar paham bahwa
Perihal cinta tak selalu datang dengan pandangan sang pecinta
Lantaran pekatnya malamku bukan yang terpekat
Kepentinganku bukan yang terpenting
Terlebih arahku bukan yang terakut
Lalu bagaimana perihal proklamir visi memanusiakan tanpa menjadi manusia?
Nyatanya, rasa menjadi baik mampu menista lainnya
Kebenaran menjadi mutlak dengan menggugat lainnya
Apa baik sejatinya terpaut pada akibat?
Atau akibat yang acap kali mencari sebab?
Lalu kapan jawaban tak lagi memunculkan tanya?
Aryana Nurul Qarimah yang berasal dari Bone Sulawesi Selatan adalah Awardee LPDP yang sedang menempuh studi Magister Ilmu Sastra Universitas Gadjah Mada.
Semu?
Oleh M. A.
Titik titik tergores
Kemudian menyatu
Setiap goresan itu
Dan setiap makna terbersit
Tak ingin ku menduga
Tak ingin ku pertanyakan pula
Ku nikmati segala yang terlukis
Semua tampak sama
Hanya bayang atau kenyataan
Tak mampu ku pisahkan
Seolah ia bercerita
Tentang perjalanan yang mungkin semu
Tak ingin ku menuntut
Hanya kemungkinan yang hadir
Dan mungkin saja
Datang saat semu
Menjadi jelas adanya
M.A., adalah Awardee LPDP PK 126 yang sedang menempuh studi Magister Ilmu Linguistik di Universitas Gadjah Mada. Ia hanya seorang yang menulis ketika ingin, dan menulis tanpa ingin dimengerti makna tulisannya.
Editor: Alam Syah Pratama


