The Details

Jun 23, 2017 .

Metode Pembelajaran Bahasa Inggris di Era Modern

Bandarlampung, 23 Juni 2017  –  Pengajar Bahasa Inggris selayaknya selalu memberikan inovasi-inovasi baru dalam proses pembelajaran Bahasa Inggris karena Bahasa Inggris sudah menjadi bahasa yang wajib dikuasai oleh rakyat Indonesia. “Bahasa Inggris sangat perlu dikuasai. Seluruh mahasiswa di semua perguruan tinggi harus berinteraksi dengan Bahasa Inggris” demikian kata Menristek Dikti Muhammad Natsir dalam jumpa persnya.

Peneliti dari Universitas Teknokrat Indonesia baru-baru ini mengemukakan inovasi dalam  pengajaran Bahasa Inggris dengan menghadirkan metode peer assement dan self assessment.

Metode ini melibatkan mahasiswa dalam menetapkan standar kemampuan Bahasa Inggris yang diinginkan. Semua mahasiswa diharapkan mampu berbicara bahasa Inggris dengan mencoba mengoreksi kesalahan sendiri (self assessment) dan dengan bantuan teman (peer assessment). Metode ini menurut Ratna salah satu pengajar di universitas swasta di Bandarlampung dalam penjelasannya “cukup efektif untuk meningkatkan kepercayaan diri”.

Melalui metode ini, mahasiswa bisa belajar Bahasa Inggris dengan menetapkan standar penguasaan kosa kata, kalimat atau percakapan yang mereka bisa cari dari buku-buku yang ada. Pembimbing atau temannya bisa membantu dengan memilih buku yang tepat dan mahasiswa diminta untuk memberikan standar yang mereka bisa. Hasil dari pembelajaran mereka bisa presentasikan di depan pembimbing atau temannya. Mereka bisa memberi masukan, dan mahasiswa tersebut tidak merasa malu karena orang terdekat yang memberi masukan untuk kemampuan Bahasa inggris mereka. 

Metode ini dalam penelitian awal berhasil meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam berbicara Bahasa Inggris dan meningkatkan kepercayaan diri. “Salah satu aspek dalam membantu pembelajaran bahsa pada anak adalah kepercayaan diri,” kata Ratna dalam penjelasannya.

Ia juga menambahkan bahwa semua mahasiswa di seluruh Indonesia selayaknya bisa berbicara Bahasa Inggris dengan lancar. “Mereka sudah belajar Bahasa Inggris selama 9 tahun dan masa-masa di perguruan tinggi adalah untuk mengaktifkan kemampuan Bahasa Inggris mereka sendiri agar dapat bersaing di kompetisi kerja”. (Worokasih)

Penulis: Ngestirosa
Editor: Raja Napitupulu

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *