Sebuah Pengantar Jurnalistik: Menulis Itu Mudah
Yogyakarta, 01 Mei 2017 – LPDP UGM mengadakan pelatihan kepenulisan bertajuk: Menulis Itu Mudah. Pelatihan yang digagas oleh Bidang Minat dan Bakat LPDP UGM ini menghadirkan ahli media, Raja H. Napitupulu, seorang awardee LPDP kandidat doktoral program studi Kebijakan UGM. Acara yang diadakan di Fakultas Ilmu Budaya ini mendapat sambutan yang antusias dari 33 awardee LPDP DIY yang hadir. Acara yang dibuat dua sesi ini memberikan kesempatan para peserta untuk berpikir kritis dalam melihat data yang dijadikan acuan pelatihan.
“Kita harus mampu menjual ‘diri’ (red. gagasan) kita ke media massa,” tutur Raja menjelaskan tujuan pelatihan ini.
Dalam pelatihan ini dijelaskan bagaimana cara mengambil sudut-sudut menarik yang sesuai dengan ketertarikan masyarakat umum. Sehingga tulisan para awardee yang awalnya hanya ditujukan untuk tugas kuliah dapat diolah dan disajikan secara luas. Menurutnya, tantangan utama dari para akademisi adalah menerjemahkan bahasa ilmiah menjadi bahasa media yang bisa dinikmati semua kalangan.
“Media sangat menyukai tulisan-tulisan dari para akademisi karena kaya data,” tambah pembicara menjelaskan.
Menurut Raja, tak semua hal yang ada di dalam karya ilmiah perlu disampaikan karena memiliki terminologi khusus yang tidak dipahami pembaca luas. Tugas utama para penulis adalah dapat menyampaikan ide atau gagasan kepada khalayak sehingga pembaca tercerdaskan dengan tulisan tersebut. Dalam hal ini, ia menerangkan teknik membaca data dan menyajikannya dalam berita.
Sesi pertama yang diakhiri dengan tanya jawab peserta berkenaan dengan kesulitan-kesulitan yang sering dihadapi dalam menulis berita. Melihat latar belakang jurusan yang beragam, pembicara memberikan tips kepada para penulis untuk mendalami dari dalam ilmu yang sedang digeluti. Dengan begitu, sudut pandang berita bisa menjadi khas dan mendalam.
Tidak hanya berisi tuturan dari pembicara, pelatihan ini juga memberikan waktu khusus kepada para peserta untuk melakukan praktik membuat berita. Sebagai produk pelatihan ini, para peserta diharapkan dapat mengembangkan keahlian dan berkontribusi dalam menyumbangkan ide dan gagasan di media massa.
Pada akhir acara, beberapa peserta yang berhasil menyelesaikan tulisan yang layak dipublikasikan mendapatkan apresiasi istimewa dari Dekan Fakultas Peternakan dalam bentuk bingkisan produk-produk hasil penelitian Fakultas Peternakan. Acara yang berlangsung dari pukul 09.00-12.30 WIB ini ditutup dengan peresmian Komunitas Literasi LPDP UGM. Diharapkan komunitas ini dapat menjadi media lebih lanjut bagi para awardee untuk mengembangkan diri dalam hal kepenulisan bersama-sama.
Isna Maylani
Mahasiswa Pascasarjana
Program Studi Ilmu Sastra
Universitas Gadjah Mada


